Iklan

AKPERSI Desak Presiden Prabowo Copot Menkomdigi karena Judi Online Merajalela

Senin, 26 Januari 2026, Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T04:57:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Karawang I netone.my.id I
Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi kabinet, khususnya terhadap Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Desakan ini muncul karena maraknya praktik judi online yang meresahkan masyarakat dan merusak generasi bangsa, meskipun pemerintah mengklaim telah memblokir ribuan situs judi daring.

Rino menilai klaim pemberantasan judi online belum efektif, karena promosi judi online masih mudah ditemukan di berbagai platform digital. "Dikatakan ribuan situs judi online sudah diblokir, tetapi faktanya promosi judi online masih merajalela di berbagai platform digital. Ini menunjukkan bahwa kinerja pemberantasan judi online belum maksimal," tegas Rino.

AKPERSI juga menyoroti komunikasi Menkomdigi dengan organisasi pers yang dinilai perlu ditingkatkan. Rino mengungkapkan bahwa AKPERSI telah dua kali melayangkan surat audiensi kepada Menkomdigi, namun tidak mendapat respons. "Insan pers adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jika komunikasinya tidak berjalan baik, maka kebijakan pemerintah pun tidak akan sampai secara utuh ke publik," tambah Rino.

Rino berharap Presiden Prabowo segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan Ruang Digital Nasional dan melindungi generasi bangsa dari bahaya judi online. "Judi online telah menelan korban banyak, dari depresi hingga kehilangan nyawa. Kami mendesak Presiden untuk bertindak tegas," tutup Rino.

Redaksi
Sumber rilis DPP AKPERSI.
Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+